Menjaga dan melestarikan seni tari yang hampir punah ditengah perkembangan zaman Negara indonesia adalah negara yang kaya ak...





Hasil gambar untuk PELESTARIAN KESENIAN


Menjaga dan melestarikan seni tari yang hampir punah ditengah perkembangan zaman
Negara indonesia adalah negara yang kaya akan kebudayaan dari mulai tarian , musik, adat, bahasa, dan lain sebagainya. Kita patut bangga, dengan ini kita bisa menarik peminat turis asing yang pergi ke indonesia. Bangsa kita juga memiliki kurang lebih 742 bahasa daerah, 33 pakaian adat dan ratusan tarian adat,. Keragaman budaya di Indonesia adalah sesuatu yang harus kita syukuri dan lestarikan. Dengan keanekaragaman kebudayaannya, Indonesia dapat dikatakan mempunyai keunggulan dibandingkan negara lainnya. Indonesia mempunyai potret kebudayaan yang lengkap dan bervariasi.

Seperti yang kita ketahui sekarang ini generasi muda yang biasa kita sebut dengan istilah “Kids Zaman Now” sedang menggandrungi segala hal yang berbau modern. Seperti teknologi, fashion, dan juga budayanya pun sudah mulai mengikuti budaya modern. Tidak dapat dipungkiri bahwa budaya modern tersebut telah menggerus sedikit demi sedikit budaya tradisional atau budaya asli Indonesia itu sendiri.

Contohnya yaitu di Seni Budaya Tari Tradisional Indonesia, sekarang ini lebih banyak generasi muda yang memilih untuk menekuni Tari Modern seperti Kpop, Hiphop, R&B, dan lain sebagainya dibandingkan menekuni tari tradisional Indonesia yang sebenarnya banyak sekali mengandung nilai moral di sertiap gerakannya. Kondisi yang seperti itu yang membuat tari tradisional semakin tersingkir dari tempatnya.

Padahal jika bukan para generasi muda yang ikut mengembangkan budaya tari tradisional kita, siapa lagi yang akan melestarikannya agar tetap eksis sampai zaman anak cucu kita nanti?

Oleh sebab itu, banyak sekali upaya-upaya yang dilakukan dalam melestarikan tari tradisional Indonesia yang sedang digalakan Pemerintah Indonesia yang dalam hal ini dijalankan oleh Dinas Budaya dan pariwisata (DISBUDPAR), yaitu dengan menyarankan sekolah-sekolah untuk mengadakan ekstrakulikuler menari (Tari Tradisional), mengadakan lomba-lomba tari antar sekolah tingkat nasional, seperti FL2SN dan lomba Suku Dinas Pariwisata, dengan reward jika memenangkan kompetisi, anak tersebut akan lebih mudah masuk sekolah yang diinginkannya dengan jalur prestasi.

Dan juga yang baru baru diadakan, yaitu pembinaan budaya tari tradisional betawi di seluruh RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) DKI Jakarta untuk warga sekitar RPTRA tersebut.

Namun, selain upaya dari pemerintah tersebut, ada pula dari pihak swasta yang ikut serta dalam pelestarian seni budaya tari di Indonesia. Seperti seniman-seniman tari yang mendirikan sanggar sebagai wadah pelestarian seni tari tradisional untuk warga sekitar, dan juga perusahaan yang mengadakan event kompetisi tari sehingga membangkitkan minat generasi muda untuk mempelajari tari tradisional.

Contoh konkretnya, event “Indonesia Menari” yang diadakan oleh Djarum Foundation dan Galeri Indonesia Kaya, dengan menggabungkan unsur modern dan tradisional mampu membangkitkan minat anak muda mempelajari tari tradisional Indonesia, dan juga event kompetisi tari tradisional lainnya.

Dari upaya-upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah dan swasta tersebut, sedikit demi sedikit membuahkan hasil yang manis, yaitu dengan banyaknya anak muda sekarang mulai menekuni seni tari tradisional. Bahkan, tidak sedikit juga diantara mereka yang mengikuti misi budaya dan juga kompetisi tari internasional, dan membawa penghargaan-penghargaan yang mengharumkan nama Indonesia di luar negeri.

Walaupun belum banyak dipublish di media, seni tari Indonesia sudah memiliki prestasi-prestasi yang cukup membanggakan!

Namun yang berkembang saat ini banyaknya mayoritas orang yang sudah mulai mengabaikan bahkan melupakan kebudayaan bangsa seperti halnya tarian tradisional. Tak sedikit anak muda yang malah lebih senang menarikan tarian modern dari pada tarian tradisional.Dari waktu kewaktu, tarian tradisional sudah mulai tertutupi oleh adanya tarian modern mekipun tidak semua, tarian tradisional kini sudah tidak dilirik lagi, bahkan Anak-anak hingga kaum muda kini sudah lebih mengenal tarian modern daripada tarian tradisional.

Padahal jika kita cermati bersama, tari-tarian tradisional ini memiliki daya tarik bagi wisatawan manca negara. Bahkan tak sedikit negara lain yag ingin mengklaim tari-tarian yang lita miliki seperti contoh beberapa waktu lalu tari pendet yang berasal dari bali yang diklaim oleh negara Malaysia, itu semua menunjukan bahwa budaya tari yang kita miliki sangat mempunyai pengaruh besar.

Kurangnya kesadaran masyarakat akan kecintaan kepada tari-tarian tradisional membuat perlahan demi perlahan eksistensinya berkurang atau bahkan punah tak dapat di nikmati lagi, apalagi yang berkembang akhir-akhir ini negara kita sedang mengalami arus globalisasi yang cukup kuat mempengaruhi seluruh generasi muda kita seperti munculnya tari-tarian modern seperti harlem shake, atau tarian K-Pop yang membuat mereka lebih tertarik untuk mempelajarinya. Bahkan tak sedikit orang yang beramai-ramai membuat video tentang tarian tersebut dan di unggah di yuotube atau jejaring sosial lainnya. Miris,memang ketika melihat pelajar atau bahkan mahasiswa yang melakukan tarian ini. Mereka adalah generasi penerus yang seharusnya bisa memfilter budaya yang masuk ke dalam budaya kita, bukan malah menikmati tarian tersebut bahkan hingga membuat video dan menguggahnya ke jejaring sosial dan mungkin mereka tidak tahu asal usul adanya tarian tersebut.

Jika kita telaah dari segi sejarah, tentu tarian tersebut sangat tidak sesuai dengan falsafah negara kita yaitu pancasila dan moralitas bangsa kita. Jika dilihatdari segi agama pun tarian fenomenal ini tidak memiliki esensi apapun, bahkan hanya bersifat hura-hura dan parahnya lagi mengandung gerakan-gerakan yang mengandung unsur pornoaksi yang bisa menimbulkan syahwat yang seharusnya bisa lebih dicermati oleh seluruh lapisan generasi bangsa ini khususnya kaum muslim. Dengan adanya tarian modern sekarang ini, jika kita tidak bisa memfilternya terlebih dahulu, lama-lama tarian tradisional dan budaya bangsa kita akan semakin tertutupi bahkan bisa saja punah.

Melihat fenomena ini kita memang tak lantas dapat menyalahkan masyarakat yang lebih memilih menarikan tarian modern itu dibanding tari tradisional yang kita miliki. Perlunya ada penanaman dini tentang kecintaan terhadap budaya Indonesia khususnya seni bertari seperti mengenalkan seluruh tari-tarian tradisional agar setelah mereka mengenal lalu mereka tertarik untuk mempelajari selanjutnya. Atau kalau perlu diadakan ekstrakulikuler disetiap sekolah tentang tarian tradisioanal. Karena kalau bukan kita siapa lagi yang akan melestarikan kebudayaan kita yang melimpah ruah ini.



Sudah saatnya kita sebagai masyarakat Indonesia khususnya pelajar dan mahasiswa, harus bisa memilah apa yang masuk dari luar artinya kita harus bisa memilih dan menyaring mana yang lebih baik dan positif untuk kita ikuti. Bukan sekedar ingin mengikuti tren yang sudah ada tanpa memfilter terlebih dahulu. Sudah saatnya kita kembangkan dan lestarikan kembali tarian tradisional yang sudah mulai tertutupi oleh tarian modern, karena bagaimanapun itu adalah hasil cipta karya bangsa kita.

Marilah generasi muda, kita mulai tanamkan rasa cinta akan budaya kita sendiri! Jangan sampai tari tradisional kita diakui oleh negara lain untuk kesekian kalinya. Ayo, lestarikan tari tradisional indonesia sekarang juga!

Padahal jika bukan para generasi muda yang ikut mengembangkan budaya tari tradisional kita, siapa lagi yang akan melestarikannya agar tetap eksis sampai zaman anak cucu kita nanti?

Oleh sebab itu, banyak sekali upaya-upaya yang dilakukan dalam melestarikan tari tradisional Indonesia yang sedang digalakan Pemerintah Indonesia yang dalam hal ini dijalankan oleh Dinas Budaya dan pariwisata (DISBUDPAR), yaitu dengan menyarankan sekolah-sekolah untuk mengadakan ekstrakulikuler menari (Tari Tradisional), mengadakan lomba-lomba tari antar sekolah tingkat nasional, seperti FL2SN dan lomba Suku Dinas Pariwisata, dengan reward jika memenangkan kompetisi, anak tersebut akan lebih mudah masuk sekolah yang diinginkannya dengan jalur prestasi.

Dan juga yang baru baru diadakan, yaitu pembinaan budaya tari tradisional betawi di seluruh RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) DKI Jakarta untuk warga sekitar RPTRA tersebut.

Namun, selain upaya dari pemerintah tersebut, ada pula dari pihak swasta yang ikut serta dalam pelestarian seni budaya tari di Indonesia. Seperti seniman-seniman tari yang mendirikan sanggar sebagai wadah pelestarian seni tari tradisional untuk warga sekitar, dan juga perusahaan yang mengadakan event kompetisi tari sehingga membangkitkan minat generasi muda untuk mempelajari tari tradisional.

Contoh konkretnya, event “Indonesia Menari” yang diadakan oleh Djarum Foundation dan Galeri Indonesia Kaya, dengan menggabungkan unsur modern dan tradisional mampu membangkitkan minat anak muda mempelajari tari tradisional Indonesia, dan juga event kompetisi tari tradisional lainnya.

Dari upaya-upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah dan swasta tersebut, sedikit demi sedikit membuahkan hasil yang manis, yaitu dengan banyaknya anak muda sekarang mulai menekuni seni tari tradisional. Bahkan, tidak sedikit juga diantara mereka yang mengikuti misi budaya dan juga kompetisi tari internasional, dan membawa penghargaan-penghargaan yang mengharumkan nama Indonesia di luar negeri.

Walaupun belum banyak dipublish di media, seni tari Indonesia sudah memiliki prestasi-prestasi yang cukup membanggakan!

Namun yang berkembang saat ini banyaknya mayoritas orang yang sudah mulai mengabaikan bahkan melupakan kebudayaan bangsa seperti halnya tarian tradisional. Tak sedikit anak muda yang malah lebih senang menarikan tarian modern dari pada tarian tradisional.Dari waktu kewaktu, tarian tradisional sudah mulai tertutupi oleh adanya tarian modern mekipun tidak semua, tarian tradisional kini sudah tidak dilirik lagi, bahkan Anak-anak hingga kaum muda kini sudah lebih mengenal tarian modern daripada tarian tradisional.

Padahal jika kita cermati bersama, tari-tarian tradisional ini memiliki daya tarik bagi wisatawan manca negara. Bahkan tak sedikit negara lain yag ingin mengklaim tari-tarian yang lita miliki seperti contoh beberapa waktu lalu tari pendet yang berasal dari bali yang diklaim oleh negara Malaysia, itu semua menunjukan bahwa budaya tari yang kita miliki sangat mempunyai pengaruh besar.

Kurangnya kesadaran masyarakat akan kecintaan kepada tari-tarian tradisional membuat perlahan demi perlahan eksistensinya berkurang atau bahkan punah tak dapat di nikmati lagi, apalagi yang berkembang akhir-akhir ini negara kita sedang mengalami arus globalisasi yang cukup kuat mempengaruhi seluruh generasi muda kita seperti munculnya tari-tarian modern seperti harlem shake, atau tarian K-Pop yang membuat mereka lebih tertarik untuk mempelajarinya. Bahkan tak sedikit orang yang beramai-ramai membuat video tentang tarian tersebut dan di unggah di yuotube atau jejaring sosial lainnya. Miris,memang ketika melihat pelajar atau bahkan mahasiswa yang melakukan tarian ini. Mereka adalah generasi penerus yang seharusnya bisa memfilter budaya yang masuk ke dalam budaya kita, bukan malah menikmati tarian tersebut bahkan hingga membuat video dan menguggahnya ke jejaring sosial dan mungkin mereka tidak tahu asal usul adanya tarian tersebut.

Jika kita telaah dari segi sejarah, tentu tarian tersebut sangat tidak sesuai dengan falsafah negara kita yaitu pancasila dan moralitas bangsa kita. Jika dilihatdari segi agama pun tarian fenomenal ini tidak memiliki esensi apapun, bahkan hanya bersifat hura-hura dan parahnya lagi mengandung gerakan-gerakan yang mengandung unsur pornoaksi yang bisa menimbulkan syahwat yang seharusnya bisa lebih dicermati oleh seluruh lapisan generasi bangsa ini khususnya kaum muslim. Dengan adanya tarian modern sekarang ini, jika kita tidak bisa memfilternya terlebih dahulu, lama-lama tarian tradisional dan budaya bangsa kita akan semakin tertutupi bahkan bisa saja punah.

Melihat fenomena ini kita memang tak lantas dapat menyalahkan masyarakat yang lebih memilih menarikan tarian modern itu dibanding tari tradisional yang kita miliki. Perlunya ada penanaman dini tentang kecintaan terhadap budaya Indonesia khususnya seni bertari seperti mengenalkan seluruh tari-tarian tradisional agar setelah mereka mengenal lalu mereka tertarik untuk mempelajari selanjutnya. Atau kalau perlu diadakan ekstrakulikuler disetiap sekolah tentang tarian tradisioanal. Karena kalau bukan kita siapa lagi yang akan melestarikan kebudayaan kita yang melimpah ruah ini.

Sudah saatnya kita sebagai masyarakat Indonesia khususnya pelajar dan mahasiswa, harus bisa memilah apa yang masuk dari luar artinya kita harus bisa memilih dan menyaring mana yang lebih baik dan positif untuk kita ikuti. Bukan sekedar ingin mengikuti tren yang sudah ada tanpa memfilter terlebih dahulu. Sudah saatnya kita kembangkan dan lestarikan kembali tarian tradisional yang sudah mulai tertutupi oleh tarian modern, karena bagaimanapun itu adalah hasil cipta karya bangsa kita.

Marilah generasi muda, kita mulai tanamkan rasa cinta akan budaya kita sendiri! Jangan sampai tari tradisional kita diakui oleh negara lain untuk kesekian kalinya. Ayo, lestarikan tari tradisional indonesia sekarang juga!


  KESENIAN DAERAH CIREBON             Cirebon merupakan salah satu wilayah dengan bentuk kabupaten yang termasuk dalam wilayah...




Hasil gambar untuk kesenian cirebon


 KESENIAN DAERAH CIREBON
            Cirebon merupakan salah satu wilayah dengan bentuk kabupaten yang termasuk dalam wilayah Propinsi Jawa Barat yang memiliki pusat pemerintahan di Kota Cirebon. Seperti halnya daerah lain yang ada di Indonesia, Cirebon juga memiliki kebudayaan sendiri yang unik dan berbeda dari daerah lainnya dimana kebudayaan tersebut telah diwariskan secara turun meurun dari generasi ke generasi, kebudayaan khas Cirebon juga dilestarikan dengan baik oleh masyarakatnya.
Kebudayaan yang dimiliki Cirebon, antara lain berupa tarian, kesenian musik, dan berbagai jeis kebudayaan lainnya yang kesemuanya sangat menarik dan sangat indah untuk dinikmati, beberapa jeis kebudayaan yang dimiliki Cirebon yaitu,
1.      Tari Topeng
Salah satu kesenian yang ada di Kota Cirebon adalah Tari Topeng yang dikenalya yang mana sesuai dengan namaya, sang penari akan mamakai toperng, seni tari ini pada awalnya adalah sabuah alat diplomasi yang digunakan ketika kerajaan Cirebon sedang berperang melawan kerajaan Karawang, sang penari dalam tarian topeng ini akan mengganti topengnya sesuai dengan karakter yang dibaawakan.
2.      Sintren
Kebudayaan kedua yang dimiliki oleh Cirebon adalah berupa sebuah kesenian tari yang dikenal dengan nama tari sintren yang dimana seni tari ini memiliki unsur magis, pada awal pertunjukan seni tari, sang penari akan diikat dari mulai leher hingga ujung kaki kemudian dimasukan kedalam sebuah kurungan yang ditutup dengan kain namun setelah itu ternyata sang penari dapat membebaskan diri dari ikatan tersebut.
3.      Kesenian Gembyung
Selanjutnya adalah kesenian yang bernama gembyung dimana kesenian ini merupakan salah satu peninggalan dari para wali yang menyebarkan agama islam di Cirebon. Kesenian Gembyung merupakan salah satu bentuk pengembangan dari kesenian terbang dan sering ditampilkan dalam acara keagamaan yang ada di Cirebon.
4.      Gejring Rudat
Kesenian ini dikenal oleh masyarakat Cirebon dengan adanya sebuah kesenian yang bernama genjring rudat dimana kesenian ini merupakan sebuah kesenian yang berkembang dilingkungan pesantren. Jenis alat musik ini biasanya digunakan dalam kesenian genjring rudat antara lain adalah genjring dan bedug, terbang yang biasanya diiringi olehpujian kepada Allah SWT.


5.      Angklung Bungko
Kesenian ini terkenal dikesenian Kota Cirebon yang dikenal dengan nama Angklung Bungkop yang mana sering kali dipentaskan dalam acara-acara adat diantaranya, nyadran, ngunjung buyut, dan lain-lain. Dalam kesenian angklung bungko ini sang penari akan mementaskan berbagai tarian seperti tari panji, benteleye, dll.
            Cirebon merupakan salah satu daerah di pulau jawa khusunya jawa barat yang kaya akan seni budaya yang masih terus dijaga kelestariannya. Maka dari itu kita wajib meurunkan kesenian kesenian itu kepada anak cucu kita dan mewarisnya. Kita sebagai generasi penerus bangsa wajib mewariskan dan mengembangkan mungkin hingga manca negara untuk indoesia yang lebih maju akan keseniannya.
            Upaya kita hanya seperti itu dan wajib kita lakukan untuk bangsa indonesia yang kaya akan keseniannya. Matri kita rawat, kita jaga, kita lestarikan kesenian khas tradisional kita agar tidak direbut atau diambil alih oleh bangsa lain dan jauhkan kesenian kesenian kita dari orang yang kurang bertanggung jawab akan ilmunya kelak.

DEFINISI SENI TARI             Seni tari merupakan sebuah seni yang mempelajari tentang gerak tubuh berirama yang dilakukan pa...



Hasil gambar untuk SENI TARI



DEFINISI SENI TARI
            Seni tari merupakan sebuah seni yang mempelajari tentang gerak tubuh berirama yang dilakukan pada saat tertentu. Biasanya kita sering menyaksikan pementasan seni tarian baik itu tradisional maupun modern. Bahkan, perkembangan teknologi pun dapat mebuat kita belajar mengenai seni tari secara mendalam. 
            Belakangan, seni gtari kembali digalakan setelah sekian lama tidak terdengar. Berkembang nya seni ini bisa dilihat dari eskul disekolah sehingga membuat regenerasi dari para penari. Dalam sebuah seni tari biasanya terdiri dari berbagai macam jenis tari. Diantaranya adalah tari tunggal, berpasangan kelompok, dan kolosal. Tari tuggal biasanya diperagakan oleh satu orang, sedangkan untuk tari berpasangan duperagakan oleh dua orang. Jika penari lebih dari dua orang bisa disebut dengan tari kelompok. Dedangkan untuk tari kolosal merupakan tari yang diperagakan lebih dari banyak kelompok.
            Sejarah seni tari di Indonesia
1.      Era Primitif
Sebelum adaya kerajaan di Indonesia, tarian dipercaya sebagai sebuah daya magis nan sakral. Sehingga tercipta tarian yang digunakan berdasarkan kepercayaan mereka. Salah satunya tari hujan, ekorsisme, kebangkitan dll. Penciptaan tari ini didasari serta diilhami dari gerakan alam serta meniru gerakan makhluk hidup.
2.      Era Hindu Budha
Mulai dari era Hindu Buddha, sebuah tarian mulai memiliki standarisasi serta patokan, karena ada sebuah literatur tentang seni tari. Literatur kesenian tari ini dikarang oleh Bharata Muni dengan judul Natya Sastra yang membahas 64 jenis gerakan tangan mudra.
3.      Era Islam
Dengan dibaginya kerajaan Mataram Islam, kedua kerajaan ini mulai menujukan identitas mereka lewat seni tari. Sehigga, tarian yang ditampilkan bisa menjadi sebuah ciri khas dan identitas dari masing-masing kerajaan.
4.      Era Penjajahan
Salah satu contoh tarian yang diilhami dari perjuangan rakyat masa pejajahan adalah tari Prawiroguno. Tarian ini merupaka tarian yang berasal dari Jawa Tengah dan menggambarkan gagahnya prajurit pada masa itu. Prajurit dalam tarian ini menggunakan senjata serta tameng sebagai alat untuk melindungi diri.
5.      Era setelah Merdeka
Tarian ini juga berkembang saat ini sebagai sebuah hiburan. Selain itu, saat ini sudah banyak sekali aak muda yang tertarik dengan dunia tari.

Unsur seni tari
1.      Jenis gerakan
Dalam sebuah pementasan tari, gerakan tentu menjadi poin penting yang harus ditunjukan. Bahkan, beberapa gerakan tari ini memiliki aturan baku yang tentu memiliki nilai tersendiri. Sehingga emosi serta ekpresi dan penari bisa ditampilkan dengan tepat.
2.      Musik
Alunan musik biasanya dimainkan meggunakan instrumen maupun suara yang muncul dari anggota tubuh. Seperti tari kecak  yang diiringi suara manusia. Biasanya sebuah musik dapat memberikan kesan tersendiri serta meunjukan identitas dari daerah asal tarian tersebut.
3.      Kostum
Kostum menjadi identitas sekaligus lambang dalam sebuah tarian. Aksesoris yang ada dalam sebuah kostum tari bisa menjadi simbol tertentu yang berkaitan dengan tarian. Sehingga sebuah kostum tari harus menunjuka sebuah ilai keindahan atau estetika sehingga dapat menunjang penampilan seni tari.

Fungsi seni tari
1.      Sarana hiburan
Tarian merupakan karya seni yang memiliki nilai estetika tinggi. Sama seperti karya seni lainnya, tarian juga menjadi kesukaan bayak orang tidak hanya dari pecinta seni tetapi juga dari masyarakat awam. Sehingga, timbul fungsi seni tari sebagai sarana hiburan.
2.      Sarana bergaul
Fungsi seni juga bisa sebagai media dalam pergaulan. Bergaul merupakan hakikat manusia sebagai makhluk sosial. Sehingga dengan bergaul dapat memupuk kerukunan dan persatuan antar sesama manusia. Berbagai latar belakang mausia disatukan dalam sebuah pertunjukan tari, baik itu sebagai penonton maupun sebagai penari.
3.      Sarana upacara sakral
Fungsi tari sebagai sarana upacara adat maupun upacara keagamaan. Di sisi lain, tarian juga bisa menjadi sarana mengajarkan nilai-nilai kebaikan. Tarian sebagai sarana upacara sudah ada sejak jaman dahulu, bahkan sejak jaman sebelum adanya kerajaan di Indonesia.  


Definisi Seni Rupa             Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni yang bisa kita lihat maupun kita raba. Kon...




Hasil gambar untuk SENI RUPA

Definisi Seni Rupa
            Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni yang bisa kita lihat maupun kita raba. Konsep seni rupa biasanya adalah titik, bidang, garis, bentuk, volume, warna, tekstur dan pencahayaan. Seni rupa dibagi dari suatu sisi fungsi yang dimilikinya, fungsiya dibedakan mejadi dua yaitu seni rupa murni dan seni rupa terapan. Proses terjadinya seni rupa murni yaitu dengan meitik beratkan nilai ekspresi jiwa misalnya lukisan. Sedangkan sei rupa terapan proses terjadinya ialah dengan adanya fikiran untuk tujuan dan fungsi tertentu misalnya seni kriya. Seni rupa dibagi menjadi 2 yaitu seni rupa 2 dimensi yang memiliki panjang dan lebar sedangkan seni rupa 3 dimensi hanya memiliki panjang lebar dan ruang.
            Dalam terjemahan bahasa inggris seni rupa ialah fine art, dengan perkembangan jaman istilah fine art lebih di spesifikasi lagi menjadi seni rupa murni kemudian menggab ungkannya dengan desain dan kriya kedalam bahasa visual art. Istilah seni rupa pada mulaya diperkenalkan dan dipopulerkan oleh S. Sudjojono kedalam bahasa Indonesia.
Ada pula contoh bagian dari seni rupa yaitu :
Seni rupa murni :        
Seni lukis, grafis, patung, instalasi, pertunjukan, keramik, film, koreografi, fotografi.
Seni rupa deesain :
Arsitektur, desain grafis, desain komunikasi visual, desain interior, desain busana, desain produk.
Seni rupa kriya :
Kriya tekstil, kayu, keramik, rotan, logam, kulit, bambu.
Fungsi Seni Rupa
Secara umum, fungsi seni rupa dapat dibagi menjadi dua. Adapun fungsi seni rupa adalah sebagai berikut:







1. Fungsi Individu
Seni rupa dapat berfungsi sebagai pemuas kebutuhan individu, khususnya bagi seorang seniman. Ada kepuasan batin yang dirasakan oleh seorang seniman ketika dapat mengekspresikan dirinya melalui karya seni yang mereka ciptakan.
2. Fungsi Sosial
Selain kepuasan individu, kepuasan batin juga dapat dirasakan oleh masyarakat para pecinta seni dari suatu seni rupa yang mereka lihat. Itu sebabnya ada banyak orang yang membeli suatu karya seni yang mereka sukai meskipun harganya mahal.Selain fungsi individu dan sosial, seni rupa juga memiliki fungsi lainnya yaitu; Sebagai sarana pemenuh kebutuhan emosional individu, misalnya untuk mengekspresikan diri demi kepuasan batin.Sebagai sarana peribadatan atau media untuk mendekatkan diri kepada sang pencipta.Sebagai sarana komunikasi di dalam suatu kelompok masyarakat.Memberikan edukasi kepada masyarakat, baik secara tersirat maupun secara tersurat.Sebagai media untuk mengenang atau melestarikan budaya bangsa Indonesia.ada beberapa unsur yang membentuk suatu seni. Adapun unsur-unsur seni rupa adalah sebagai berikut:
1. Unsur Titik
Titik adalah unsur terkecil dan merupakan dasar dari semua ide seni yang akan dibuat oleh seorang seniman.
2. Unsur Garis
Garis adalah unsur yang menggabungkan semua titik-titik menjadi suatu bentuk tertentu. Garis tersebut akan membentuk ciri khas dan watak suatu karya seni (kaku, lentur, keras, dan sebagainya.
3. Unsur Bidang
Bidang adalah hasil pengembangan dan penggabungan dari banyak garis sehingga menghasilkan beberapa sisi dalam suatu karya seni.
4. Unsur Bentuk
Bentuk adalah unsur yang membuat suatu karya seni menjadi lebih bermakna dan hidup dengan segala detail dan sentuhan yang membuatnya lebih indah.

5. Unsur Ruang
Unsur ruang merupakan unsur yang mempunyai sifat nyata dan semu, tergantung pada dimensinya (2D dan 3D).
6. Unsur Warna
Warna merupakan unsur yang sangat penting pada suatu karya seni. Paduan warna dapat membuat suatu karya seni menjadi lebih indah.
7. Unsur Tekstur
Dalam hal ini tekstur adalah sifat atau keadaan yang terdapat pada suatu karya seni. Dalam seni, tekstur terdiri dari dua jenis yaitu tekstur semu dan tekstur nyata.
8. Unsur Terang dan Gelap
Unsur terang-gelap merupakan unsur yang dapat membuat suatu karya seni terlihat lebih nyata karena berhubungan dengan detail suatu objek dalam seni rupa.